Skip to main content

Setengah Hati, Mencintaimu

Dengan setengah hati engkau keringkan kolam di pekarangan di sebuah taman kecil yang sepi dari bunyi cicit burung itu. Ada sebatang pohon sawo yang diikat janji oleh benalu hingga sebagian rantingnya mati mengorbankan dirinya sebagai tumbal kumbang-kumbang yang mencuri madu bunga sebelum buah. Musim gugur yang lamban, andai pun ada, tetapi buah-buah selalu jatuh ke kolam daripada ditikam kelelawar saat malam. Dengan setengah hati aku menyaksikan kematian ikan-ikan yang kehilangan insang dan anak-anak katak yang masih belajar memiliki kaki harus terenggut oleh engkau yang menjadi malaikat kematian sore hari.

Sejak saat itu, aku mengerti mencintaimu adalah setengah hati sementara setengah hati yang tersisa sudah menjadi ulat sebelum kupu-kupu. Sebelum daun-daun sawo itu runtuh menjadi pupuk, andai pun, tak ada tukang sapu yang menemuinya.

Comments

Popular posts from this blog

Pantai Leppu di Labangka

And The Moon And The Stars And The World, Charles Bukowski

Long walks at night--
that's what good for the soul:
peeking into windows
watching tired housewives
trying to fight off
their beer-maddened husbands.




Dan Bulan dan Bintang dan Dunia
karya Charles Bukowski

Perjalanan panjang di malam hari--
sungguh baik buat jiwa:
melongok melalui jendela
menyaksikan ibu rumah tangga kelelahan
mencoba menyingkirkan
suami-suami yang mabuk dan gila