Skip to main content

Kota yang Membakar Aku

kelak, kota ini yang akan membakar aku;
suatu siang saat aku membayangkan tawamu yang riang
sedang bermainan ayunan di taman itu dengan
seorang laki-laki yang mengaku Ibrahim, aku malah
berpura-pura sebagai Namrud, mengumpulkan kapak
dan kayu bakar, menegakkan kembali patung-patung raksasa
lambang para pendoa

gedung-gedung tinggi, dan jalan layang di sekitar aku
mungkin adalah rantauan laki-laki yang mengikuti
kemana hendak kakinya melangkah, mengumpulkan kisah;
ia adalah laki-laki lain di taman itu, bermain
pasir membangun piramida yang dibekukan setengah air

kelak, kota ini yang akan membakar aku;
kali-kali yang dulu kita berenangi sudah jadi rumah belut
mewarnai kedua hati kita yang sedang kemelut

Comments

Popular posts from this blog

Pantai Leppu di Labangka

Terjemahan Bebas dari The Arrow and the Song by Henry Wadsworth Longfellow

Anak Panah dan Lagu Henry Wadsworth Longfellow
aku melepaskan anak panah ke udara ia lalu jatuh ke tanah, aku tak tahu di mana; begitu cepat ia melesat, pandangan mataku tak dapat mengikuti arah lesatannya.
aku menghembuskan lagu ke udara, juga lalu jatuh ke tanah, aku tak tahu di mana; siapa saja yang tatapannya begitu tertarik dan kuat, sehingga dapat mengikuti perjalanan lagu itu?
lama, lama sekali setelah itu, di bawah pohon oak aku menemukan anak panah, belum patah juga sebuah lagu, dari mula hingga selesai aku menemukannya lagi di hati seorang sahabat.
The Arrow and the Song Henry Wadsworth Longfellow
I shot an arrow into the air, It fell to earth, I knew not where; For, so swiftly it flew, the sight<