Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2011

Sebuah Kota di Dalam Mimpiku

Sebuah kota tanpa dirimu adalah kesia-siaan.
Lampu-lampu jalan belum dinyalakan dan sisa senja
yang mulai menghitam beterbangan kembali ke
balik mataku. Toko tua yang belum tutup itu pastilah
masih menjual barang langka bernama kenyataan.
Aku merogoh saku dan belum cukup waktu untuk
menukarnya.

Kapan aku terbangun dari mimpi seribu tahun ini?

Di Peron

Ia berharap sebuah kereta akan kembali
di peron itu. Dan tahun yang terlewat lamat-lamat
bermunculan dari telapak tangannya. Ia
berdiri dan melambai pada kejauhan
yang tidak pernah menampakkan apa pun.
Rel kereta yang berkarat menghilang
di satu titik, pohon-pohon tampak kecil,
dunia pun seperti berbatas.
Ia memegangi dadanya dan terasa ada
yang hilang juga. Ia tidak tahu kepergian
sejatinya adalah sebuah detik di jam dinding itu,
sebuah tanggal di kalender itu yang tidak
pernah mungkin kembali.
Ia berharap, di peron itu, akan ada
seseorang yang lain di kejauhan akan turut
melambai dan menantikan sebuah kedatangan.

TELAH TERBIT: “Dongeng Afrizal: Senarai Kisah Fantastis”

TELAH TERBIT: “Dongeng Afrizal: Senarai Kisah Fantastis”
--------------------------------------------------
Pengarang: Pengadi Abdi Surya
Penyunting: Benny Arnas
Penggambar Sampul: slawekgruca
Penerbit: Kayla Pustaka (Jln. Ampera Raya Gg. Kancil 15, Ragunan Jaksel. 021-7884 7301)
Harga: Rp 39.900,- (170 Hlm. Bookpaper)
ISBN: 978-979-17997-4-6
--------------------------------------------------

“Kenangan-kenangan tentang cinta pertama
selalu datang dan pergi silih berganti...”

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=170160523028499&set=a.169106903133861.35449.100001036565689

TESTIMONI-TESTIMONI:

“Anak muda dengan selera surealis tidak mudah didapat di kalangan penulis Tanah Air. Namun Pringadi salah satunya, yang begitu enteng bermain-main imajinasi melalui percikan ide yang lahir dari berbagai karya literasi. Ia sedang berproses—seperti halnya ulat bermetamorfosis menjadi kekupu—dari perambahan menuju keyakinan pilihan dalam berkarya.”
—Kurnia Effendi, kritikus sastra

“Karya sastra…

TELAH TERBIT: “Dongeng Afrizal: Senarai Kisah Fantastis”

TELAH TERBIT: “Dongeng Afrizal: Senarai Kisah Fantastis”
--------------------------------------------------
Pengarang: Pengadi Abdi Surya
Penyunting: Benny Arnas
Penggambar Sampul: slawekgruca
Penerbit: Kayla Pustaka (Jln. Ampera Raya Gg. Kancil 15, Ragunan Jaksel. 021-7884 7301)
Harga: Rp 39.900,- (170 Hlm. Bookpaper)
ISBN: 978-979-17997-4-6
--------------------------------------------------

“Kenangan-kenangan tentang cinta pertama
selalu datang dan pergi silih berganti...”

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=170160523028499&set=a.169106903133861.35449.100001036565689

TESTIMONI-TESTIMONI:

“Anak muda dengan selera surealis tidak mudah didapat di kalangan penulis Tanah Air. Namun Pringadi salah satunya, yang begitu enteng bermain-main imajinasi melalui percikan ide yang lahir dari berbagai karya literasi. Ia sedang berproses—seperti halnya ulat bermetamorfosis menjadi kekupu—dari perambahan menuju keyakinan pilihan dalam berkarya.”
—Kurnia Effendi, kritikus sastra

“Karya sastra yang bagus adal…

Sonet

Sonet Perjalanan, 3

ada yang jatuh di jendela. rintik hujan yang kangen dengan bibirmu. aku
menggigil. tak ada selimut yang lembut seperti bulu-bulu kelinci yang kamu
idamkan itu. tapi aku bilang, kelinci selalu menautkan diri pada percobaan.
dan aku tidak sedang coba-coba dengan cinta ini. adalah keseriusan

yang aku tawarkan dengan gratis. dengan mata berkaca-kaca menahan tangis.
sebab cinta pernah bikin aku tak percaya pada ciuman. pada musim. pada
gerak air yang mengalir di selokan. pada tebak-tebakan buah manggis
dulu itu. pada apa-apa saja yang sekiranya menguak kenangan. pada dada

ah, dada, kenapa selalu jujur mengungkap rasa? kenapa tabah menahan
sejuta kesedihan yang luput dari tas yang memerangkap kegelisahan?
kenapa muat menyimpan setiap kenangan yang penuh dengan tangisan?

ada yang jatuh di jendela. aku tak peduli. sebab bolamataku sedang jatuh
di matamu. sebab bibirku sedang jatuh di bibirmu. sebab dadaku sedang penuh
dengan namamu. dan apa-apa yang pernah kita sepakati itu.





Sonet Perjal…