Skip to main content

Simbiosa Alina: Di Antara Cinta dan Kenangan

Aku selalu ingin menulis tentang cinta. Setidaknya, satu kali saja dalam hidupku, aku ingin menulis sebuah buku yang isinya bisa dibaca sebagai cinta melulu, kenangan melulu, sebagai caraku untuk merayakan betapa hidup selalu tentang cinta.

Ketika naskah kukirimkan, aku tidak akan menyangka kalau kemudian akan dipadukan dengan Sungging Raga. Manusia satu itu, setahuku, tidak pacaran meski katanya dia pernah punya pacar.

Aku tidak tahu bagaimana orang akan membaca kisah yang seolah-olah kisah nyata cintaku, yang karakternya memang aku comot seenak jidat dari kehidupan riil. Bahkan, aku menjadikan namaku sendiri sebagai tokohnya. Kenapa, karena rasanya namaku itu keren. Jangan kalian bayangkan karakter tokoh itu sebagai aku. Itu semua hanya kamuflase. Aku bukan orang yang romantis. Aku adalah si pria cuek, alien, apatis, dan masa bodoh terhadap yang terjadi pada kehidupan orang lain. Aku tak ubahnya mesin yang menganggap perasaan bisa dihitung dan dikalkulasi.

Tapi setidaknya aku pernah jatuh cinta. Dan berterima kasih karena Tuhan memberikan aku banyak cinta, yang banyak pula tak dapat kubalas, meski aku sangat menikmati perasaan yang mereka berikan untukku tanpa bisa menolaknya.

Sampai sering aku bertanya, apa aku sebegitu mudahnya dicintai?

Ah.

Comments

Popular posts from this blog

And The Moon And The Stars And The World, Charles Bukowski

Long walks at night--
that's what good for the soul:
peeking into windows
watching tired housewives
trying to fight off
their beer-maddened husbands.




Dan Bulan dan Bintang dan Dunia
karya Charles Bukowski

Perjalanan panjang di malam hari--
sungguh baik buat jiwa:
melongok melalui jendela
menyaksikan ibu rumah tangga kelelahan
mencoba menyingkirkan
suami-suami yang mabuk dan gila

Terjemahan Bebas dari The Arrow and the Song by Henry Wadsworth Longfellow

Anak Panah dan Lagu Henry Wadsworth Longfellow
aku melepaskan anak panah ke udara ia lalu jatuh ke tanah, aku tak tahu di mana; begitu cepat ia melesat, pandangan mataku tak dapat mengikuti arah lesatannya.
aku menghembuskan lagu ke udara, juga lalu jatuh ke tanah, aku tak tahu di mana; siapa saja yang tatapannya begitu tertarik dan kuat, sehingga dapat mengikuti perjalanan lagu itu?
lama, lama sekali setelah itu, di bawah pohon oak aku menemukan anak panah, belum patah juga sebuah lagu, dari mula hingga selesai aku menemukannya lagi di hati seorang sahabat.
The Arrow and the Song Henry Wadsworth Longfellow
I shot an arrow into the air, It fell to earth, I knew not where; For, so swiftly it flew, the sight<