Skip to main content

Euler

SETELAH bertahun ia hidup, ia baru sadar
Tak ada i di namanya sendiri. Ia tanya orang
Tuanya yang sudah pikun, dan nekad pergi
Ke dukun biar tahu kenapa tak ada i
Di namanya sendiri?

TAPI bukan jawaban yang diraih, malah pepatah
Lama yang sudah beruban pikirnya: Berakit-rakit
Ke hulu, berenang-renang ke tepian
. Ia pun
Berdiri di podium , menanyakan maksud yang
Sudah ia coba pecahkan di kertas-kertas yang
Sobek seperti mulutnya yang baru saja dijahit
Dengan serat eceng gondok.

Di abjad lain pun, ia coba rumuskan seluruh kisah yang
Ia hafal, tentang janin yang dihanyutkan di sebuah
Sungai tabu begitu penuh darah dan amarah, tentang
Nama yang masih menjadi rahasia.

TAPI tetap tak ada.

AKHIRNYA ia bertualang saja, mencari i di
Nama-nama lain yang tercerabut, dari batang
Dari daun, dari akar-akar yang minus dan
Sinus di hidung-hidung yang sudah
Melupakan bau.

Melupakan aku.

Comments

Anonymous said…
hmm... puisi matematik nih.... saya ga tau apa-apa soal Euler,tapi rumusnya emang terkenal, entah kenapa....

rivai

Popular posts from this blog

70 Kata-Kata Sok Bijak Mereka

1. Marah itu gampang. Tapi marah kepada siapa, dengan kadar kemarahan yang pas, pada saat dan tujuan yang tepat, serta dengan cara yang benar itu yang sulit. (Aristoteles)

2. Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup. (John Pattrick).

3. Jangan pernah melupakan apa pun yang dikatakan seseorang ketika ia marah, karena akan seperti itu pulalah perlakuannya pada Anda. (Henry Ward Beecher)

4. Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat. (Winston Chuchill)

5. Bakat terbentuk dalam gelombang kesunyian, watak terbentuk dalam riak besar kehidupan. (Goethe)

6. Secara teoritis saya meyakini hidup harus dinikmati, tapi kenyataannya justru sebaliknya – Karena tak semuanya mudah dinikmati. (Charles Lamb)

7. Orang yang menginginkan impiannya menjadi kenyataan, harus menjaga diri agar tidak tertidur. (Richard Wheeler)

8. Bila Anda ing…

Puisi Pringadi Abdi Surya, diterjemahkan oleh John H. McGlynn

The Last Rain in Memory

I will set aside this mist for you
until the time comes to meet
for leaves have only just begun to grow
after the curse of a century of drought
for my failure as a man to turn stones
into gold

an elderly alchemist named khidir
who disappeared into eternity
left a message for me:

even one drop of the bitter rain that fell that evening
is capable of becoming a new world

no one knows, I've even concealed my shadow
in that old and windowless house
and that I'm looking now for other shadows
cast by a woman with reddened lips

upon seeing her, the rain will lessen
and everyone will begin to affirm the feeling of pain

I will set aside this mist for you
until the time comes to meet
and the leaves that are styudying to write down names
don't come to know how your name is spelled

as death or as love

(2014)

John H. McGlynn adalah seorang penerjemah dan editor berkebangsaan Amerika yang telah tinggal di Indonesia sejak 1976.Selain sebagai Ketua Lontar[10], ia jug…