Skip to main content

Lomba Karya Tulis dalam Rangka Hari Pahlawan 2009

Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan tanggal 10 November 2009 Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Balai Pelestarian Sejarah Dan Nilai Tradisional Yogyakarta Mengadakan Lomba Karya Tulis Ilmiah Dengan Tema “Revitalisasi Nilai-Nilai Kepahlawanan Dalam Rangka Pembentukan Karakter Bangsa”.

A. KETENTUAN LOMBA
1. Karya tulis harus asli, bukan kutipan, terjemahan atau saduran dari tulisan orang lain, dan belum pernah diikutsertakan dalam lomba karya tulis manapun, serta belum pernah dipublikasikan.
2. Karya tulis disusun dengan menggunakan ejaan Bahasa Indonesia yang disempurnakan dalam bentuk ilmiah populer, dan harus mengacu salah satu judul yang telah ditetapkan panitia.
3. Karya tulis diketik dengan jarak 2 (dua) spasi menggunakan kertas HVS ukuran kuarto sebanyak 15-20 halaman tidak timbal balik (tidak termasuk lampiran, daftar isi, dan foto).
4. Karya tulis yang jumlah halamannya kurang atau melebihi dari ketentuan tersebut tidak akan dinilai oleh dewan juri.
5. Lomba bersifat karya individu, bukan kelompok. Masing-masing peserta bisa mengirim maximal 2 (dua) judul.
6. Karya tulis dibuat rangkap tiga dan dikirim langsung atau melalui pos dalam amplop tertutup pada sudut kiri atas amplop ditulis ” Lomba Karya Tulis Kesejarahan ”, atau dapat diserahkan langsung ke panitia Lomba Karya Tulis Kesejarahan yang beralamat di Balai Pelestarian Sejarah Dan Nilai Tradisional Yogyakarta, Jl. Brigjen Katamso No. 139 Yogyakarta, Telp. (0274) 373241
7. Karya tulis dilengkapi dengan identitas diri sebagai berikut :
a. Nama, tempat dan tanggal lahir peserta
b. Foto copy kartu pelajar atau surat keterangan sekolah, nomor telepon sekolah atau fax, nomor telepon peserta (HP)
8. Karya tulis yang masuk menjadi hak panitia sepenuhnya.
Lomba karya tulis dimulai tanggal 1 April 2009 dan ditutup tanggal 15 Oktober 2009 (cap pos).

B. JUDUL
Adapun judul-judul yang bisa dipilih oleh peserta sebagai berikut :
1. Kepahlawanan di mata generasi muda
2. Nilai-nilai kepahlawanan di era reformasi
3. Pendapat saya tentang sosok pahlawan
4. Menyambut hari Pahlawan tahun 2009 : Potret Diri Anak Zaman
5. Generasi muda sebagai pewaris nilai-nilai kepahlawanan
6. Dengan semangat kepahlawanan kita wujudkan persatuan dan kesatuan bangsa
7. Nilai-nilai kepahlawanan dalam pembentukan karakter bangsa
8. Nilai-nilai kepahlawanan sesuai jiwa zaman
9. Nilai-nilai kepahlawanan dan semangat generasi muda dalam melestarikan kehidupan bangsa
10. Pahlawan dan jati diri bangsa

Comments

Pasang Iklan said…
Selamat Hari Pahlawan...
semoga amal serta perjuangan para Pahlawan kita dahulu diterima oleh Allah SWT...

berbagai cara dilakukan oleh para simpatisan dalam memperingati haro pahlawan ini...
dari berbagai kalangan meramaikan hari pahlawan dengan cara yang unik dan berbeda...
apalagi sekarang sedang kisruh antara KPK dan POLRI..

sebagian masyarakat ada yang memperingati hari pahlawan dengan berdemo disepanjang jalan untuk mendukung KPK...
ada yang konpoi unik mengendarai sepeda onthel dan sebagainya...

Presiden RI pun tidak hanya sekedar memperingati hari pahlawan ini dengan acara yang biasa2 saja...
tapi bapak eSBeYe menganuggrahkan gelar Pahlawan baru bagi pejuang yang selama ini belum dianugrahkan gelar Pahlawan...

Iklan

Popular posts from this blog

70 Kata-Kata Sok Bijak Mereka

1. Marah itu gampang. Tapi marah kepada siapa, dengan kadar kemarahan yang pas, pada saat dan tujuan yang tepat, serta dengan cara yang benar itu yang sulit. (Aristoteles)

2. Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup. (John Pattrick).

3. Jangan pernah melupakan apa pun yang dikatakan seseorang ketika ia marah, karena akan seperti itu pulalah perlakuannya pada Anda. (Henry Ward Beecher)

4. Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat. (Winston Chuchill)

5. Bakat terbentuk dalam gelombang kesunyian, watak terbentuk dalam riak besar kehidupan. (Goethe)

6. Secara teoritis saya meyakini hidup harus dinikmati, tapi kenyataannya justru sebaliknya – Karena tak semuanya mudah dinikmati. (Charles Lamb)

7. Orang yang menginginkan impiannya menjadi kenyataan, harus menjaga diri agar tidak tertidur. (Richard Wheeler)

8. Bila Anda ing…

Puisi Pringadi Abdi Surya, diterjemahkan oleh John H. McGlynn

The Last Rain in Memory

I will set aside this mist for you
until the time comes to meet
for leaves have only just begun to grow
after the curse of a century of drought
for my failure as a man to turn stones
into gold

an elderly alchemist named khidir
who disappeared into eternity
left a message for me:

even one drop of the bitter rain that fell that evening
is capable of becoming a new world

no one knows, I've even concealed my shadow
in that old and windowless house
and that I'm looking now for other shadows
cast by a woman with reddened lips

upon seeing her, the rain will lessen
and everyone will begin to affirm the feeling of pain

I will set aside this mist for you
until the time comes to meet
and the leaves that are styudying to write down names
don't come to know how your name is spelled

as death or as love

(2014)

John H. McGlynn adalah seorang penerjemah dan editor berkebangsaan Amerika yang telah tinggal di Indonesia sejak 1976.Selain sebagai Ketua Lontar[10], ia jug…