Skip to main content

Ketika Teleponku Tak Kunjung Kau Angkat

1
aku menebak-nebak
dalam sembilan ketukan panjang
ada irama di sana
seperti bunyi piano
yang kaumainkan dulu
dengan merdu
dengan jemarimu
yang masih
genap sepuluh

2
aku berharap kali ini suara lelaki
bukan suara perempuan pemberi kabar
bahwa nomor yang kutuju
mungkin sedang sibuk
mungkin sedang menghitung bintang
yang semakin menghilang dari pandangan
tetapi tidak cintaku
yang masih kutaruh
di atas meja judi
aku pasang sepuluh
semuanya
tanpa ragu
tanpa takut
mungkin saja ada suara lelaki
yang menghardikku
untuk tidak lagi meneleponmu

3
aku masih menebak-nebak
dalam sembilan ketukan panjang yang lain
mungkin kau sedang berbaring di atas tempat tidur
memikirkan kenapa tanganku terus terulur
menunggu kau
menyambutnya
mungkin juga kau sedang di hadapan segelas kopi
yang sudah berjam-jam kau pandang
dan dingin

4
aku masih saja menebak-nebak
setelah berapa menit saja aku menatap namamu
dalam daftar kontakku yang sedikit

tapi mungkin kau
sudah tak lagi mau
mengangkat teleponku itu

(2009)

Comments

Popular posts from this blog

70 Kata-Kata Sok Bijak Mereka

1. Marah itu gampang. Tapi marah kepada siapa, dengan kadar kemarahan yang pas, pada saat dan tujuan yang tepat, serta dengan cara yang benar itu yang sulit. (Aristoteles)

2. Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup. (John Pattrick).

3. Jangan pernah melupakan apa pun yang dikatakan seseorang ketika ia marah, karena akan seperti itu pulalah perlakuannya pada Anda. (Henry Ward Beecher)

4. Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat. (Winston Chuchill)

5. Bakat terbentuk dalam gelombang kesunyian, watak terbentuk dalam riak besar kehidupan. (Goethe)

6. Secara teoritis saya meyakini hidup harus dinikmati, tapi kenyataannya justru sebaliknya – Karena tak semuanya mudah dinikmati. (Charles Lamb)

7. Orang yang menginginkan impiannya menjadi kenyataan, harus menjaga diri agar tidak tertidur. (Richard Wheeler)

8. Bila Anda ing…

Puisi Pringadi Abdi Surya, diterjemahkan oleh John H. McGlynn

The Last Rain in Memory

I will set aside this mist for you
until the time comes to meet
for leaves have only just begun to grow
after the curse of a century of drought
for my failure as a man to turn stones
into gold

an elderly alchemist named khidir
who disappeared into eternity
left a message for me:

even one drop of the bitter rain that fell that evening
is capable of becoming a new world

no one knows, I've even concealed my shadow
in that old and windowless house
and that I'm looking now for other shadows
cast by a woman with reddened lips

upon seeing her, the rain will lessen
and everyone will begin to affirm the feeling of pain

I will set aside this mist for you
until the time comes to meet
and the leaves that are styudying to write down names
don't come to know how your name is spelled

as death or as love

(2014)

John H. McGlynn adalah seorang penerjemah dan editor berkebangsaan Amerika yang telah tinggal di Indonesia sejak 1976.Selain sebagai Ketua Lontar[10], ia jug…