Skip to main content

Tentang Ramalan di Kelas Geologi Itu

Tentang Ramalan di Sebuah Mata Kuliah Geologi Itu


#1
Tidak ada yang tahu: nasib mengantarnya
Ke sebuah ruang mata kuliah geologi itu

Meneliti batu, meneliti tanah
Sampai membuatnya lupa waktu

Tapi itu dulu, sampai ia menemukan sebuah skala
Yang meramalkan kematian dan penderitaan

#2
Ia tidak pernah percaya ramalan
Seperti anak-anak lain yang kerap membaca zodiak
Di majalah-majalah para remaja

Hei, hei… berapa tanggal lahirmu?


Tiba-tiba ia ingat: ia lupa
Pada tanggal lahirnya sendiri

#3
Dosennya mirip dengan Antonio Banderas
Datang ke ruang kelas membawa sebuah tas
Yang mungkin gitar, atau senjata berkaliber teras
Tapi mungkin juga seismograf
Yang ia ciptakan sendiri---semalam
Sambil membuat ramalan lain
Tentang skala getaran yang akan terjadi

#4
Suatu hari, Sumatera akan terbagi
Gempa dahsyat melebihi yang lalu dan kini
Retak pulau, lahirlah selat


Ia pikir dosennya sedang bercanda
Sebab suatu saat beliau pernah berhasrat
Untuk menjadi seorang pendongeng
Tentang kisah ketimuran, di dunia Barat

#5
Tapi kisahnya di kelas geologi tinggal kenangan
Ia menatap dirinya di ruang kaca
Di antara bola Kristal yang menyala-nyala
Dikelilingi roda gila, ranjang cinta, dan komedi putar
Di sebuah pasar malam yang melupakan
Tentang ramalan di kelas geologi itu

Comments

Popular posts from this blog

70 Kata-Kata Sok Bijak Mereka

1. Marah itu gampang. Tapi marah kepada siapa, dengan kadar kemarahan yang pas, pada saat dan tujuan yang tepat, serta dengan cara yang benar itu yang sulit. (Aristoteles)

2. Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup. (John Pattrick).

3. Jangan pernah melupakan apa pun yang dikatakan seseorang ketika ia marah, karena akan seperti itu pulalah perlakuannya pada Anda. (Henry Ward Beecher)

4. Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat. (Winston Chuchill)

5. Bakat terbentuk dalam gelombang kesunyian, watak terbentuk dalam riak besar kehidupan. (Goethe)

6. Secara teoritis saya meyakini hidup harus dinikmati, tapi kenyataannya justru sebaliknya – Karena tak semuanya mudah dinikmati. (Charles Lamb)

7. Orang yang menginginkan impiannya menjadi kenyataan, harus menjaga diri agar tidak tertidur. (Richard Wheeler)

8. Bila Anda ing…

Puisi Pringadi Abdi Surya, diterjemahkan oleh John H. McGlynn

The Last Rain in Memory

I will set aside this mist for you
until the time comes to meet
for leaves have only just begun to grow
after the curse of a century of drought
for my failure as a man to turn stones
into gold

an elderly alchemist named khidir
who disappeared into eternity
left a message for me:

even one drop of the bitter rain that fell that evening
is capable of becoming a new world

no one knows, I've even concealed my shadow
in that old and windowless house
and that I'm looking now for other shadows
cast by a woman with reddened lips

upon seeing her, the rain will lessen
and everyone will begin to affirm the feeling of pain

I will set aside this mist for you
until the time comes to meet
and the leaves that are styudying to write down names
don't come to know how your name is spelled

as death or as love

(2014)

John H. McGlynn adalah seorang penerjemah dan editor berkebangsaan Amerika yang telah tinggal di Indonesia sejak 1976.Selain sebagai Ketua Lontar[10], ia jug…