Skip to main content

Catatan Hati: Woman From Old Century


Bila ada citraan tokoh yang paling mendekati diri, aku akan menunjuk Halu Satonaka. Itu juga yang membuat Pride menjadi salah satu drama yang sangat berkesan di hatiku. Harga dirinya yang tinggi, kelakuannya dalam memperlakukan wanita dan cinta sebagai permainan, sampai suatu hari ada yang bertanya, "Perempuan seperti apa yang akan benar-benar menaklukkan hatimu?" Ia menjawab, "A woman from an old century...."

Sosok itu kemudian dia temukan pada Aki Murase yang setia menunggu pacarnya selama 2 tahun di sebuah jembatan setiap hari Minggu. Luar biasa bukan?

Aku, bukan hanya pada kesetiaan yang langka seperti yang aku cari. Tapi aku menampik perempuan modern yang ingin lebih dari laki-laki. Sebuah rumah tangga harus dipimpin laki-laki. Perempuan boleh berkarir, tetapi tidak boleh melupakan rumah. Perempuan-perempuan yang seperti itu sudah sangat langka pastinya. Setiap bangun tidur sudah ada hidangan teh, sarapan sudah siap. Setiap suami pulang kerja, disambut dengan senyuman. Keluhan dan segala macam pembicaraan rumah tangga hanya ada di tempat tidur, tidak diumbar keluar. Sederhana, bukan?


Comments

Popular posts from this blog

Pantai Leppu di Labangka

And The Moon And The Stars And The World, Charles Bukowski

Long walks at night--
that's what good for the soul:
peeking into windows
watching tired housewives
trying to fight off
their beer-maddened husbands.




Dan Bulan dan Bintang dan Dunia
karya Charles Bukowski

Perjalanan panjang di malam hari--
sungguh baik buat jiwa:
melongok melalui jendela
menyaksikan ibu rumah tangga kelelahan
mencoba menyingkirkan
suami-suami yang mabuk dan gila