Skip to main content

Audisi Cerpen Roman Majalah Annida



Sobat Nidaaa... siapa nih yang suka sama cerpen romantissss??? Nah, ada kesempatan emas perak tembaga nih buat kamu, Sob!

Jadi buat majalah Annida edisi tiga yang insya Allah terbit September, Nida bakal buka audisi khusus buat rubrik cerpen Roman. Pengen dooonk cerpenmu nangkring di Majalah Annida? Ini dia syarat en ketentuannya! Cekiprooot! ^__^
Persyaratan umum:
- Cerpen belum pernah dipublikasikan di media manapun (termasuk Blog)
- Tema cerpen tentang cinta
- Cerpen mengandung nilai kebaikan, inspiratif untuk pembaca
- Cerpen tidak dikirimkan berbarengan untuk media lain atau diikutsertakan dalam perlombaan
- Cerpen berbahasa Indonesia, kalaupun ada bahasa daerah/asing, sertakan arti pada footnote
- Cerpen tidak menyinggung SARA dan tidak cabul.

Persyaratan khusus:
- Cerpen diketik format A4, font Times New Roman, 12 pt, spasi 1,5
- Panjang cerpen 6.000-10.000 karakter
-Cerpen dikirimkan selambatnya 21 Juli 2013 melalui email majalah_annida@yahoo.com dengan subjek: Audisi Cerpen Roman Majalah Annida_Judul Cerpen
Contoh: Audisi Cerpen Roman Majalah Annida_Meninggalkan Hati
- Cantumkan profil singkat penulis di akhir cerpen, cantumkan no. telp/ hp, alamat lengkap, no. rekening
- Lampirkan foto penulis dalam format .jpeg

Cuma satu cerpen roman yang akan Nida muat di majalah Annida edisi tiga, Sob. Sooo... cuma best of the best aja gitu loh yang bisa lolos. Yeayyy!

Nida akan mengonfirmasi penulis cerpen yang naskahnya lolos di majalah. Cerpen-cerpen yang tidak lolos di Majalah tapi memiliki kualitas yang wokeh, bakal dimuat di rubrik cerpen web annida-online.com.
Naskah yang lolos redaksi akan mendapat honor + 1 eks majalah Annida edisi tiga 2013.
Ayo Sob, tunggu apa lagi... kirimkan cerpen roman terbaikmu! Nida memilih setia untuk menunggu! 

Comments

Popular posts from this blog

70 Kata-Kata Sok Bijak Mereka

1. Marah itu gampang. Tapi marah kepada siapa, dengan kadar kemarahan yang pas, pada saat dan tujuan yang tepat, serta dengan cara yang benar itu yang sulit. (Aristoteles)

2. Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup. (John Pattrick).

3. Jangan pernah melupakan apa pun yang dikatakan seseorang ketika ia marah, karena akan seperti itu pulalah perlakuannya pada Anda. (Henry Ward Beecher)

4. Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat. (Winston Chuchill)

5. Bakat terbentuk dalam gelombang kesunyian, watak terbentuk dalam riak besar kehidupan. (Goethe)

6. Secara teoritis saya meyakini hidup harus dinikmati, tapi kenyataannya justru sebaliknya – Karena tak semuanya mudah dinikmati. (Charles Lamb)

7. Orang yang menginginkan impiannya menjadi kenyataan, harus menjaga diri agar tidak tertidur. (Richard Wheeler)

8. Bila Anda ing…

Terjemahan Bebas The Road Not Taken By Robert Frost

Jalan yang Tak Ditempuh dua jalan menyimpang di hutan cladrastis kentukeadan sungguh maaf, aku tak bisa menempuh keduanyadan menjadi musafir sendiri, lama aku berdiridan melamun-merenungi sejauh yang aku mampudemi kemana jalan ini berbelok dalam semak-semak;lalu tempuhlah yang lain, biar terasa lebih adil,dan memiliki kemungkinan untuk menjadi lebih baikkarena begitu serut dan kurang terjamahi;meskipun untuk berjalan terus ke sanasedikit mengusangkan pikiran mereka pada persamaanDan keduanya, secara seimbang membaringkan pagimenginjak daun-daun itu, tanpa meninggalkan jejak, oh, aku mengenang yang pertama untuk suatu saat nanti!Dan belum aku tahu, cara jalan menuntun ke kebenaranaku meragukan bahwa yang telah aku tinggalkan akan kembaliAku harusnya mengatakan semua ini dengan lenguhandi suatu tempat, usia demi usia yang berguguran:Dua jalan menyimpang di sebuah hutan, dan aku--aku telah memilih satu, yang sepertinya sunyi,dan di situlah aku telah membuat suatu perbedaan.

Sajak-Sajak Pringadi Abdi Surya di Kompas.com 27 Maret 2011

Daun Jendela

Ia berharap ada yang membukanya setiap pagi
dan seekor burung gereja yang tersesat
bertengger ramah di punggungnya. Engselnya
yang berkarat masih begitu kuat menahan
ketukan-ketukan angin di tiap malam sebelumnya.
Dulu, ada kutilang yang berkandang di dekatnya.
Kutilang yang sering bernyanyi dan belum belajar
cara membuang kotoran. Ternyata, nyanyian
kutilang pun tak sanggup menahan kematian.

Ia tahu, di luar sana, udara semakin berat.
Dan mahahebat Tuhan yang menjinjing matahari.
Sesekali, ia melirik ke dalam kamar, dan
membuang suar lampu yang belum dipadamkan.
Seorang laki-laki tengah mendengkur
dan beradu sakti dengan jam waker.



Ceritanya tentang Jambu Bangkok

Pohon jambu bangkok di pekarangan rumahnya sedang musim-musimnya. Ada yang masih pentil, berwarna hijau tua. Ada juga yang sudah dibungkus kantung kresek, kira-kira seukuran bola tenis. Ia tahu, tiap saat ia harus berjaga dari ulat dan segerombolan anak yang lewat saat pulang sekolah. Ia bersembunyi …