Skip to main content

Variasi Tentang Tema Kehidupan

I: ayunan

sebenarnya apa yang kau ayun di balik
kedua bola matamu. ada jarak yang datang
dan pergi. ada langkah yang sedemikian tergesa
kemudian daun-daun jatuh. daun-daun dari pohon
kamboja. ranting-ranting yang patah. tetapi ayunan lain
dari ban-ban pula mengayun rahasia.

senja yang sama yang kau tatap adalah
masa kecil dari ayunan klasik. besi tua dan papan-papan
lapuk. tiga anak lelaki saling beradu suit. siapa yang menang
akan duduk di samping kau. aku tak pernah
menang. aku tak pernah duduk di samping kau. akulah
yang mengayun. akulah yang jadi ayunan.

II: perosotan

begitu sering kita memerosoti diri sendiri. menaiki tangga-tangga
sedemikian tinggi. kubayangkan di sana ada seekor semut
berusaha mendaki. dia pastilah sisyphus tua yang telah
bereinkarnasi. kau

hari itu, tampak di atas perosotan. matamu merah seperti
kerasukan. seperti sedang bertahan dari nyanyian
burung gereja dan ejekan sisiyphus tua yang masih khusyuk

dalam pendakian.

Comments

Popular posts from this blog

Pantai Leppu di Labangka

Terjemahan Bebas dari The Arrow and the Song by Henry Wadsworth Longfellow

Anak Panah dan Lagu Henry Wadsworth Longfellow
aku melepaskan anak panah ke udara ia lalu jatuh ke tanah, aku tak tahu di mana; begitu cepat ia melesat, pandangan mataku tak dapat mengikuti arah lesatannya.
aku menghembuskan lagu ke udara, juga lalu jatuh ke tanah, aku tak tahu di mana; siapa saja yang tatapannya begitu tertarik dan kuat, sehingga dapat mengikuti perjalanan lagu itu?
lama, lama sekali setelah itu, di bawah pohon oak aku menemukan anak panah, belum patah juga sebuah lagu, dari mula hingga selesai aku menemukannya lagi di hati seorang sahabat.
The Arrow and the Song Henry Wadsworth Longfellow
I shot an arrow into the air, It fell to earth, I knew not where; For, so swiftly it flew, the sight<