Skip to main content

IV: Televisi

bagaimana caranya memasuki televisi ini, ibu? selalu
saja kau tanyakan pada aku yang bukan ibumu setiap kali
kau ingat dulu sekali ibumu pernah hidup di dalam televisi.
ibu yang hitam dan putih. ibu yang tak tersenyum meski
sudah terkenal sampai-sampai tetangga selalu
menyebut-nyebut namanya. namanya. namanya.
yang sebenarnya cuma pura-pura. sementara aku
kerap bingung sekali setiap kau merindukan susu
ibumu. setiap kali kau lihat susu ibumu dipampangkan
dengan sangat menantang. aduh, nak, besok saja ya
akan aku ajari caranya
menyusu ayah*.

*salah satu judul cerpen Djennar Maesa Ayu

Comments

Popular posts from this blog

Pantai Leppu di Labangka

Terjemahan Bebas dari The Arrow and the Song by Henry Wadsworth Longfellow

Anak Panah dan Lagu Henry Wadsworth Longfellow
aku melepaskan anak panah ke udara ia lalu jatuh ke tanah, aku tak tahu di mana; begitu cepat ia melesat, pandangan mataku tak dapat mengikuti arah lesatannya.
aku menghembuskan lagu ke udara, juga lalu jatuh ke tanah, aku tak tahu di mana; siapa saja yang tatapannya begitu tertarik dan kuat, sehingga dapat mengikuti perjalanan lagu itu?
lama, lama sekali setelah itu, di bawah pohon oak aku menemukan anak panah, belum patah juga sebuah lagu, dari mula hingga selesai aku menemukannya lagi di hati seorang sahabat.
The Arrow and the Song Henry Wadsworth Longfellow
I shot an arrow into the air, It fell to earth, I knew not where; For, so swiftly it flew, the sight<