Skip to main content

Gerimis Terakhir dalam Ingatan


aku akan sisakan gerimis ini, untukmu

sampai tiba waktu bertemu, dan daun-daun
yang baru mulai bertumbuh
setelah seabad kemarau itu mengutukiku
sebagai lelaki yang gagal mengubah batu
menjadi emas

seorang alkemis tua bernama khidir
yang menghilang dalam keabadian
telah meninggalkanku pesan

satu rintik gerimis paling pahit sore ini
akan menjadi sebuah bola dunia baru

tak ada yang tahu; bayanganku pun kusekap
dalam rumah tua tak berjendela itu
dan aku mencari bayang-bayang lain
milik seorang perempuan yang bibirnya sendu

memandanginya, gerimis akan turun lebih sedikit

dan setiap orang mulai mengekalkan rasa sakit


aku masih akan sisakan gerimis ini, untukmu

sampai tiba waktu bersua, dan daun-daun
yang mulai belajar menuliskan nama
tidak kunjung tahu bagaimana namamu dieja

...sebagai kematian atau cinta

[2013]

Comments

Kata2nya menarik
Puisi yang bagus, semangat berkarya
Ditunggu kunjungan baliknya

Popular posts from this blog

Pantai Leppu di Labangka

Terjemahan Bebas dari The Arrow and the Song by Henry Wadsworth Longfellow

Anak Panah dan Lagu Henry Wadsworth Longfellow
aku melepaskan anak panah ke udara ia lalu jatuh ke tanah, aku tak tahu di mana; begitu cepat ia melesat, pandangan mataku tak dapat mengikuti arah lesatannya.
aku menghembuskan lagu ke udara, juga lalu jatuh ke tanah, aku tak tahu di mana; siapa saja yang tatapannya begitu tertarik dan kuat, sehingga dapat mengikuti perjalanan lagu itu?
lama, lama sekali setelah itu, di bawah pohon oak aku menemukan anak panah, belum patah juga sebuah lagu, dari mula hingga selesai aku menemukannya lagi di hati seorang sahabat.
The Arrow and the Song Henry Wadsworth Longfellow
I shot an arrow into the air, It fell to earth, I knew not where; For, so swiftly it flew, the sight<