Skip to main content

Malam Lebaran

: sitor situmorang


Bila perlu, kukirimkan malam lebaran ini
ke bulan. Menyusul jejak kaki Armstrong yang
ragu-ragu. Orang-orang boleh saja bersenang-senang,
menyalakan petasan, konvoi keliling kota Palembang
dengan bedug yang ditabuh berulang-ulang.
Andai, memang, tidak ada yang menangis di
sekitaran lampu merah. Kematian
disambut dengan ranggas daun mahoni,
dan hujan boleh saja bersorak, dan mengetuk
pintu hati. Bila perlu, bila perlu,
aku akan lebaran di bulan dan mengibarkan
bendera yang lain sebagai bukti
kepergianku itu.

Comments

Popular posts from this blog

Pantai Leppu di Labangka

Terjemahan Bebas dari The Arrow and the Song by Henry Wadsworth Longfellow

Anak Panah dan Lagu Henry Wadsworth Longfellow
aku melepaskan anak panah ke udara ia lalu jatuh ke tanah, aku tak tahu di mana; begitu cepat ia melesat, pandangan mataku tak dapat mengikuti arah lesatannya.
aku menghembuskan lagu ke udara, juga lalu jatuh ke tanah, aku tak tahu di mana; siapa saja yang tatapannya begitu tertarik dan kuat, sehingga dapat mengikuti perjalanan lagu itu?
lama, lama sekali setelah itu, di bawah pohon oak aku menemukan anak panah, belum patah juga sebuah lagu, dari mula hingga selesai aku menemukannya lagi di hati seorang sahabat.
The Arrow and the Song Henry Wadsworth Longfellow
I shot an arrow into the air, It fell to earth, I knew not where; For, so swiftly it flew, the sight<