Skip to main content

Momen-Momen One Piece







Kepada Trafalgar Law

Tak ada yang menarik menjadi sichibukai
selain seribu jantung bajak laut yang kau serahkan
pada world government

bahkan jantungmu, yang dijaga gadis cantik
dan kau terbebaskan, berjalan-jalan tanpa jantung

Tetapi tolong, jangan istriku. Yang  jantungnya berdenyut
sambil menyebut nama cinta, dan bila tiada
tak ada lagi senyum canda di rumah


 

Kepada Sabo

Tiga cawan arak di depan makam Ace,
adakah bekas bibirmu?

Aku telah menunggumu di Marine Ford
seperti janji kita untuk tidak takut apa pun
untuk tidak lari dari siapa pun

Tetapi kau tidak datang dan seseorang
telah berperan malaikat maut bagi Ace

Padahal kita bersumpah akan hidup di laut
lalu mati di laut pula. Tubuh kita diombang-
ambingkan ombak, dimakan ikan-ikan.

Meski terkena kutukan tidak bisa berenang
lautan masih menarik bagi pencari rahasia
kenangan seseorang bisa dimasukkan peti

cinta tak membusuk, tak juga menjadi buruk

Tiga cawan arak di depan makam Ace,
kata-kata itu, masihkah kau serahkan
kepada imajinasi, kepada mimpi?


Kepada Tuan Topi Jerami

Siapa menantangmu menjadi raja, dan berebut
tentang rahasia one piece yang disebut Roger

Aku bahkan tak berani melaut, menyaksikan sekian
ombak berawal dari kekalutan para penyair
dan diam-diam seekor ikan menyimpan dendam
pada orang-orang sombong pencinta sirkus
Demi si kucing pencuri yang pandai membaca cuaca,
aku akan menanti rahasia cinta di daratan
atau di pesisir sambil berlari-lari kecil
bila ada kepiting memamerkan capitnya yang mungil

Siapa menantangmu menjadi raja, sementara aku
begitu lihai memelihara kesepian?


 












Deep Blue, Deep Sea

I.

Raja laut akan datang, Shirahoshi. Menangis tidak akan
menyelesaikan masalah. Hati memang mudah
terluka, meski tidak tertusuk panah, tersayat pedang,
dipukul tinju gomu-gomu; Kematianlah yang nyata,
darah, amarah, o, tahanlah, raja laut akan datang, Shirahoshi.
Biarlah Van Der Vecken berangan-angan kosong, laut
selalu dalam, selalu biru, selalu cerah senyum Kau.
Jangan takut, pesan ibu tidak bisa dikurung di menara itu,
tiga anak lelakinya yang lain akan turut menjaga Kau.

II.

Bila nanti, dadaku dipenuhi asin laut akibat kutukan
buah setan itu, jangan menangis, Shirahoshi. Menangis
tidak pernah menghasilkan apapun selain permukaan
air yang pasang, meledek-ledek gravitasi bulan.
Laut dalam, laut biru, dadamu jauh lebih dalam dari itu,
matamu jauh lebih biru dari itu pula. Manusia dan ikan
harus saling belajar, meski tak perlu menjadi ikan untuk
                                   bisa berenang, bukan?

III.

Makam Otohime, ah, Jinbei, apa yang kau tunggui di situ?
Masa lalu tidak mungkin cuma terkubur di dalamnya. Kenangan
adalah satu-satunya peninggalannya. Luka adalah belati
yang diciptakan dari rasa cinta dan kepercayaan, tetapi 
Kau khianati. Laut dalam, laut biru, Jinbei, apakah raja laut
akan tenggelam dalam tangis ombak Shirahoshi?

Comments

Nia Angga said…
mas, udah baca pengumumannya di GA saya khan??
ditunggu konfirmasi alamat dan pilihan hadiahnya ya..
sampai akhir minggu ini untuk pengiriman bingkisannya.

terima kasih

Popular posts from this blog

70 Kata-Kata Sok Bijak Mereka

1. Marah itu gampang. Tapi marah kepada siapa, dengan kadar kemarahan yang pas, pada saat dan tujuan yang tepat, serta dengan cara yang benar itu yang sulit. (Aristoteles)

2. Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup. (John Pattrick).

3. Jangan pernah melupakan apa pun yang dikatakan seseorang ketika ia marah, karena akan seperti itu pulalah perlakuannya pada Anda. (Henry Ward Beecher)

4. Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat. (Winston Chuchill)

5. Bakat terbentuk dalam gelombang kesunyian, watak terbentuk dalam riak besar kehidupan. (Goethe)

6. Secara teoritis saya meyakini hidup harus dinikmati, tapi kenyataannya justru sebaliknya – Karena tak semuanya mudah dinikmati. (Charles Lamb)

7. Orang yang menginginkan impiannya menjadi kenyataan, harus menjaga diri agar tidak tertidur. (Richard Wheeler)

8. Bila Anda ing…

Puisi Pringadi Abdi Surya, diterjemahkan oleh John H. McGlynn

The Last Rain in Memory

I will set aside this mist for you
until the time comes to meet
for leaves have only just begun to grow
after the curse of a century of drought
for my failure as a man to turn stones
into gold

an elderly alchemist named khidir
who disappeared into eternity
left a message for me:

even one drop of the bitter rain that fell that evening
is capable of becoming a new world

no one knows, I've even concealed my shadow
in that old and windowless house
and that I'm looking now for other shadows
cast by a woman with reddened lips

upon seeing her, the rain will lessen
and everyone will begin to affirm the feeling of pain

I will set aside this mist for you
until the time comes to meet
and the leaves that are styudying to write down names
don't come to know how your name is spelled

as death or as love

(2014)

John H. McGlynn adalah seorang penerjemah dan editor berkebangsaan Amerika yang telah tinggal di Indonesia sejak 1976.Selain sebagai Ketua Lontar[10], ia jug…

4 Musim Cinta

Ketika Timor Timur di ambang disintegrasi, kerusahan pecah. Banyak kantor pemerintahan tutup. Semua pegawai negeri pusat pulang ke daerahnya masing-masing. Namun, satu kantor harus bertahan. Kantor itu dikenal dengan nama Kantor Kas Negara. Sampai seorang pegawainya yang memberanikan diri dan harus datang ke kantor dicegat oleh Fretilin, ditanyai, ditodong senjata, hendak kemana dan siapa. Ia menjawab ia pegawai Kantor Kas Negara. Seketika itu juga ia dilepaskan. Kantor Kas Negara adalah kantor terakhir yang bertahan dan menjadi identitas negara saat itu.
Begitu pun ketika terjadi tsunami di Aceh. Kantor yang pertama kali harus dipulihkan adalah KPPN Khusus Aceh. Kantor Kas Negara (sekarang bernama KPPN) adalah jantung sekaligus darahnya negara. Keberadaannya adalah keniscayaan. Ia hadir bukan karena ada potensi pendapatan yang besar di daerah itu, melainkan karena ia harus hadir untuk menghidupi perekonomian dengan salah satunya mencairkan dana APBN.
Sekelumit cerita itu menjadi pen…