Skip to main content

Ada Sapardi, Malna, Tolong Aku!


jam patah. seorang gadis membawakan sekeranjang jeruk
lalu mengirisnya kecil-kecil. di meja. di dinding cat-cat mengelupas,
bata berlubang. ada mata abu-abu mengintaiku. tiga tahun, Malna
aku bersetia dan mengiris pergelangan tanganku juga. darah
di jalan-jalan. berjalan-jalan. pemerintah bertanya dan panik. bukan!
semalam malaikat bunuh diri, mayatnya ditemukan di dalam got.
tikus-tikus ketakutan—hijrah ke senayan.  jam patah. dinding
kesepian. apa yang kau kupas, gadis kecilku?  Waktu.
musim hujan terpanjang tahun ini aku tidak membeli payung, Malna.
seorang lelaki tua berdiri di seberang jalan, menatapku kasihan
sisa-sisa pesawat kertas berhamburan di trotoar
jam patah. lampu lalu lintas patah. tiang listrik patah. jalanan
lengang, gadis-gadis muda dilarang berok mini. lelaki tua
berjalan kaki ke kafe, mengetuk pintu, masuk, memesan
kesedihan. seseorang telah memesannya duluan dan membungkusnya
rapi. untuk sang Kekasih. aku menatap punggungnya kasihan;

gadis kecil itu mendekat, entah mengapa ia menatapku kasihan.


Comments

Popular posts from this blog

Pantai Leppu di Labangka

And The Moon And The Stars And The World, Charles Bukowski

Long walks at night--
that's what good for the soul:
peeking into windows
watching tired housewives
trying to fight off
their beer-maddened husbands.




Dan Bulan dan Bintang dan Dunia
karya Charles Bukowski

Perjalanan panjang di malam hari--
sungguh baik buat jiwa:
melongok melalui jendela
menyaksikan ibu rumah tangga kelelahan
mencoba menyingkirkan
suami-suami yang mabuk dan gila