Skip to main content

Dua Puisi di Jurnal Amper

Sonet Kenangan, 2

"Ada yang salah di jantungku." Kau diam dan berpikir
mungkin aku sedang bercanda, dan bikin kau khawatir.
Tetapi, kita pergi merekam jantung, mengecek hormon,
dan betapa sengat membuat kita rindu pada segelas lemon.

Bus kuning ke arah Kertapati tak kunjung mau berhenti,
pukul satu nanti, kita akan menonton film Alice in Wonderland,
"Bagaimana kalau kita berjalan kaki?"
Aku mengangguk saja, sambil menghitung kerikil yang berceceran.

"Ada yang salah di kenangan." Hari ini kau katakan itu, ketika
kata-kataku jadi kerikil di sepanjang jalan itu.
Aku terpaksa bertingkah keras kepala,
demi mengiyakan semua prasangkamu.

Ada yang salah di jantungku, memang. Tetapi tak pernah
ada yang salah di kenangan. Percayalah.


Meninggalkan Palembang

Yang berat adalah melepaskan udara--
terlanjur mengikat tubuh ringkihku. Kenangan-kenangan
memang bisa menyesaki dadaku. Duduk di sampingmu
malam itu, aku mencoba mencuri yang berkilauan
di bibirmu. Seperti berlian,
begitu berharga. Cinta ini sudahlah akan kulupakan.
Hangat tubuhmu, wangi rambutmu, dan ciuman-ciuman
yang menggenapi malam di antara kita seperti cuma
angin yang diam-diam sujud
di kedua kaki, lalu pergi mencari Tuannya yang lain.
Yang berat adalah kehilangan cinta--
bukan kehilanganmu, benda, tua, lalu mati suatu saat
nanti.


Jurnal Puisi amper
Pemimpin Redaksi : Alek Subairi
Redaktur Pelaksana : A Muttaqin
Dewan Redaksi : Mardi Luhung, Timur Budi Raja, M Fauzi
Redaksi : Salamet Wahedi, Umar Fauzi Ballah,
Dody Kristianto, Choirul Wadud
Redaktur Senior : KH Mustofa Bisri (Gus Mus), Akhudiat
Publikasi : Tzalis Abdul Azis, Ashif Hasanuddin
Sekretaris : Putri Mayasari
ISBN : 978 6028567053
Penerbit : amper media
Penata Letak : Alek Subairi
Desain Sampul : A Muttaqin
Gambar Sampul : “Lelaki Bersayap”
karya Harsono Sapuan
Alamat Redaksi : Babatan III-D, No. 2D. Wiyung, Surabaya
Telp : 085648817032
E-mail : amperpuisi@yahoo.com
Cetakan Pertama : Mei, 2011


Redaksi menerima kiriman naskah puisi, manuskrip puisi yang belum diterbitkan dan esai puisi. Tema esai puisi edisi ke 2 adalah “Membaca Puisi Religi”. Apabila ada perubahan tema, redaksi akan mengumumkan melalui surat terbuka. Kirimkan naskah ke
E-mail redaksi: amperpuisi@yahoo.com


Untuk Pemesanan Hubungi : Putri Mayasari (085648817032), Ashif Hasanuddin (03170964667), Tzalis Abdul Asis 081230239112)

Harga 35.000
(Luar Surabaya tambah ongkos kirim)

Comments

Anonymous said…
apakah setiap puisi yang masuk, penulisnya akan mendapat kriman majalah?
Anonymous said…
apakah setiap penulis yang puisinya dimuat akan mendapat kiriman majalah?
terimakasih
Anonymous said…
apakah setiap penulis yang puisinya dimuat akan mendapat kiriman majalah?
i
Anonymous said…
i
apakah setiap penulis yang puisnya dimuat akan mendapat kiriman majalah?

Popular posts from this blog

Pantai Leppu di Labangka

Terjemahan Bebas dari The Arrow and the Song by Henry Wadsworth Longfellow

Anak Panah dan Lagu Henry Wadsworth Longfellow
aku melepaskan anak panah ke udara ia lalu jatuh ke tanah, aku tak tahu di mana; begitu cepat ia melesat, pandangan mataku tak dapat mengikuti arah lesatannya.
aku menghembuskan lagu ke udara, juga lalu jatuh ke tanah, aku tak tahu di mana; siapa saja yang tatapannya begitu tertarik dan kuat, sehingga dapat mengikuti perjalanan lagu itu?
lama, lama sekali setelah itu, di bawah pohon oak aku menemukan anak panah, belum patah juga sebuah lagu, dari mula hingga selesai aku menemukannya lagi di hati seorang sahabat.
The Arrow and the Song Henry Wadsworth Longfellow
I shot an arrow into the air, It fell to earth, I knew not where; For, so swiftly it flew, the sight<