Skip to main content

Concerto #2

Dengan bulan tak purnama pun, aku mampu memandang kelam di atas telaga tenang. Takdirku menjadi pungguk tak selalu jadi buruk, apalagi membuatku terpuruk.
Seperti malam ini, segenggam bayang membuat cahayanya terhalang. Tetap indah meski sabit yang meronta memintaku menjemput - datang. Aku pun terbang dengan wangi rafflesia surga, 'tuk runtuhkan langit yang kuasa. Mungkin saja suatu saat akan ter-rela – terengkuh dalam dekapanku.

Comments

Popular posts from this blog

Pantai Leppu di Labangka

And The Moon And The Stars And The World, Charles Bukowski

Long walks at night--
that's what good for the soul:
peeking into windows
watching tired housewives
trying to fight off
their beer-maddened husbands.




Dan Bulan dan Bintang dan Dunia
karya Charles Bukowski

Perjalanan panjang di malam hari--
sungguh baik buat jiwa:
melongok melalui jendela
menyaksikan ibu rumah tangga kelelahan
mencoba menyingkirkan
suami-suami yang mabuk dan gila