Skip to main content

Tuhan Milik Penyair

Ia mencari suara burung, tapi masih
terperangkap di dalam pagi.
Anak-anak yang tersesat tempo hari
bermukim di balik batu. Ia kasihan
meminjamkan sebuah pelepah kelapa
yang dipatahkan hujan tadi malam.

Tuhan telah mati, Tuhan telah mati

bunyi sebuah igau,
tapi tidak Tuhan milik penyair, pikirnya

Ia mencari suara burung, tapi tak ada
pohon-pohon.Ia pun mengatupkan
tangan, kembali belajar memohon.

Comments

automation said…
mantap gan puisinya, bagus banget deh
puisinya bikin sedih bangett
hardness tester said…
tetap berkarya gannn, semangat

Popular posts from this blog

Pantai Leppu di Labangka

And The Moon And The Stars And The World, Charles Bukowski

Long walks at night--
that's what good for the soul:
peeking into windows
watching tired housewives
trying to fight off
their beer-maddened husbands.




Dan Bulan dan Bintang dan Dunia
karya Charles Bukowski

Perjalanan panjang di malam hari--
sungguh baik buat jiwa:
melongok melalui jendela
menyaksikan ibu rumah tangga kelelahan
mencoba menyingkirkan
suami-suami yang mabuk dan gila