Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari September, 2013

LOMBA MENULIS PUISI "MERAH MUDA"

Setelah sukses menyelenggarakan lomba menulis puisi "MERINDU RAMADAN" pada bulan Juni 2013, maka di bulan September ini, Penerbit Meta Kata hadir kembali menyelenggarakan lomba menulis puisi dengan mengusung tema baru, yaitu "MERAH MUDA". Dalam hal ini, kawan-kawan ditantang untuk menulis sebuah puisi yang merupakan penggambaran perasaan merah muda. Sedikit bocoran, simbol merah muda biasanya diartikan sebagai perasaan yang memberikan nuansa romantis. Sekiranya di sini, kami tidak perlu menjelaskan panjang lebar karena kami yakin kawan-kawan sudah paham yang kami maksudkan.
Baiklah, berikut persyaratan lomba bagi kawan-kawan yang ingin ikutserta berpartisipasi sebagai peserta: Lomba terbuka untuk umumMembagikan info lomba ini ke minimal 16 teman di jejaring sosial facebook, twitter, atau posting di blog pribadi (pilih salah satu)Like FansPage Penerbit Meta Kata (http://www.facebook.com/PenerbitMetaKata)Tema lomba: MERAH MUDANaskah dalam bentuk puisi, maksimal 4 bai…

Tak Ada yang Bertanya

tak ada yang bertanya kenapa ia menengadah
tiap kali pesawat tampak hendak mendarat;
kedua sayap itu tidak mengepak seperti
ketegaran daedalus, seorang ayah tak pernah tega
melihat anaknya meleleh
tapi tak ada yang bertanya kenapa ia sudi
menghidupkan lilin saat malam-malam sendiri

tak ada yang bertanya kenapa ia menulis puisi itu
yang tak nampak sepi-rindunya, kepada siapa: apa.

(2013)

Fireflies

tribute to Owl City
mereka belum punah. satu juta kunang-kunang berumah di dua pasang bola mata. kita
kadang-kadang mereka merindukan malam bulan, dan cahaya temaram bayangan yang kelelahan, ingin memeluk tiang lampu taman sepanjang jalan, tiada siapa pun. daun-daun memainkan musik dansa, aku menari tetapi sendiri.
kamu tak ada. telapak kakimu tak ada di atas kakiku
aku benci mengucapkan selamat tinggal
(2013)