Langsung ke konten utama

Eksplorasi Permainan Tradisional Indonesia bersama Kompasiana & Kemenparekraf!

Masih ingatkah Anda dengan permainan tradisional congklak yang berasal dari  Jawa Tengah? Atau lompat tali yang berasal dari Jawa Timur? Memori berbagai macam permainan tradisional masa kecil yang mengingatkan kita ke kampung halaman. Kalau jawaban Anda, YA, berarti Anda wajib menuliskan permainan tradisional yang pernah Anda mainkan atau yang berasal dari kampung halaman Anda dengan budaya daerah yang ada.
Kompasiana bekerja sama dengan Kemenparekraf ingin membangkitkan kembali memori Anda dengan permainan tradisional melalui sebuah kompetisi blog. Melalui kegiatan ini diharapkan kita bisa lebih menyelami lebih dalam lagi tentang keindahan budaya Indonesia. Ada berbagai hadiah menarik menanti Anda jika terpilih sebagai salah satu dari tiga pemenang kompetisi blog. Bagaimana caranya untuk ikutan?
Tuliskan pengalaman Anda saat memainkan salah satu permainan tradisional. Anda dapat pula menuliskan ulasan salah satu permainan tradisional di daerah asal Anda yang dikaitkan dengan kebudayaan setempat. Tulis cerita Anda di Kompasiana dengan menggunakan tag: permainantradisional, wonderfullindonesia, kemenparekraf, selama periode 8-31 Juli 2013. Ingat, satu peserta hanya boleh menuliskan satu tulisan. Jika lebih dari satu, nama Anda akan didiskualifikasi.
Ayo, bangkitkan kembali semangat nasionalisme kita dengan memperkenalkan salah satu permainan tradisional yang pernah Anda mainkan atau yang berasal dari daerah asalmu.


** Keterangan lomba lebih lengkap, baca peraturan di bawah ini.

SYARAT DAN KETENTUAN
  • Postingan menceritakan pengalaman seru Anda saat bermain salah satu permainan tradisional Indonesia. Anda juga dapat menuliskan ulasan seputar permainan tradisional daerah asal Anda yang dihubungkann dengan kearifan budaya lokal di daerah tersebut.

  • Artikel yang dilombakan merupakan karya orisinil, bukan saduran, dan terjemahan.

  • Artikel lomba merupakan artikel baru, tidak sedang diikutkan dalam perlombaan di tempat lain, ataupun pernah diikutsertakan dalam lomba sejenisnya.

  • Artikel lomba bersifat reportase, opini, dan bukan karya fiksi.

  • Artikel lomba memakai Bahasa Indonesia dan sesuai dengan tema yang telah ditentukan

  • Setiap peserta hanya dapat mengirimkan satu artikel. Jika Anda mengirimkan lebih dari satu artikel, nama Anda akan didiskualifikasi.
MEKANISME LOMBA
  • Tema Lomba: “Ragam Keunikan Permainan Tradisional Indonesia“.

  • Artikel peserta lomba ditayangkan di Kompasiana dengan mencantumkan permainantradisional, wonderfullindonesia, kemenparekraf, di kolom tag.

  • Jangan lupa sebutkan Indonesia Travel yang hyperlink ke www.indonesia.travel di dalam tulisan Anda.

  • Peseta wajib mem-follow akun @indtravel dan klik LIKEhttps://www.facebook.com/indonesiatravel.

  • Kirimkan link tulisan yang sudah Anda buat ke quiz@indonesia.travel  dengan subjek ‘Kuis Indotravel1’ beserta:
    1. Nama Lengkap

    2. Nama pena (jika ada)

    3. Akun Facebook

    4. Akun Twitter

    5. Alamat Email

    6. Alamat surat-menyurat

    7. Nomer telepon

    8. Link tulisan

  • Periode lomba berlangsung pada 8-31 Juli 2013
HADIAH
  • Pemenang akan diumumkan paling lambat dilakukan dua minggu pasca berakhirny lomba.

  • Pemenang berhak mendapatkan:
    1. Juara 1 : LG-Bluray Home Theater BH 6320H

    2. Juara 2 : Nokia Asha 305

    3. Juara 3 : Panasonic Power Bank 5400mAH

  • Pajak hadiah ditanggung Kemenparekraf.

Komentar

Sang Nanang mengatakan…
moga dapt turut berpartisipasi....
lastono tono mengatakan…
moga permainan tradisional indonesia tetap lestari dan tidak punah..
agen tiket online
jasa iklan massal

Pos populer dari blog ini

70 Kata-Kata Sok Bijak Mereka

1. Marah itu gampang. Tapi marah kepada siapa, dengan kadar kemarahan yang pas, pada saat dan tujuan yang tepat, serta dengan cara yang benar itu yang sulit. (Aristoteles)

2. Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup. (John Pattrick).

3. Jangan pernah melupakan apa pun yang dikatakan seseorang ketika ia marah, karena akan seperti itu pulalah perlakuannya pada Anda. (Henry Ward Beecher)

4. Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat. (Winston Chuchill)

5. Bakat terbentuk dalam gelombang kesunyian, watak terbentuk dalam riak besar kehidupan. (Goethe)

6. Secara teoritis saya meyakini hidup harus dinikmati, tapi kenyataannya justru sebaliknya – Karena tak semuanya mudah dinikmati. (Charles Lamb)

7. Orang yang menginginkan impiannya menjadi kenyataan, harus menjaga diri agar tidak tertidur. (Richard Wheeler)

8. Bila Anda ing…

Terjemahan Bebas The Road Not Taken By Robert Frost

Jalan yang Tak Ditempuh dua jalan menyimpang di hutan cladrastis kentukeadan sungguh maaf, aku tak bisa menempuh keduanyadan menjadi musafir sendiri, lama aku berdiridan melamun-merenungi sejauh yang aku mampudemi kemana jalan ini berbelok dalam semak-semak;lalu tempuhlah yang lain, biar terasa lebih adil,dan memiliki kemungkinan untuk menjadi lebih baikkarena begitu serut dan kurang terjamahi;meskipun untuk berjalan terus ke sanasedikit mengusangkan pikiran mereka pada persamaanDan keduanya, secara seimbang membaringkan pagimenginjak daun-daun itu, tanpa meninggalkan jejak, oh, aku mengenang yang pertama untuk suatu saat nanti!Dan belum aku tahu, cara jalan menuntun ke kebenaranaku meragukan bahwa yang telah aku tinggalkan akan kembaliAku harusnya mengatakan semua ini dengan lenguhandi suatu tempat, usia demi usia yang berguguran:Dua jalan menyimpang di sebuah hutan, dan aku--aku telah memilih satu, yang sepertinya sunyi,dan di situlah aku telah membuat suatu perbedaan.

Sajak-Sajak Pringadi Abdi Surya di Kompas.com 27 Maret 2011

Daun Jendela

Ia berharap ada yang membukanya setiap pagi
dan seekor burung gereja yang tersesat
bertengger ramah di punggungnya. Engselnya
yang berkarat masih begitu kuat menahan
ketukan-ketukan angin di tiap malam sebelumnya.
Dulu, ada kutilang yang berkandang di dekatnya.
Kutilang yang sering bernyanyi dan belum belajar
cara membuang kotoran. Ternyata, nyanyian
kutilang pun tak sanggup menahan kematian.

Ia tahu, di luar sana, udara semakin berat.
Dan mahahebat Tuhan yang menjinjing matahari.
Sesekali, ia melirik ke dalam kamar, dan
membuang suar lampu yang belum dipadamkan.
Seorang laki-laki tengah mendengkur
dan beradu sakti dengan jam waker.



Ceritanya tentang Jambu Bangkok

Pohon jambu bangkok di pekarangan rumahnya sedang musim-musimnya. Ada yang masih pentil, berwarna hijau tua. Ada juga yang sudah dibungkus kantung kresek, kira-kira seukuran bola tenis. Ia tahu, tiap saat ia harus berjaga dari ulat dan segerombolan anak yang lewat saat pulang sekolah. Ia bersembunyi …