Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari November, 2012

Momen-Momen One Piece

Kepada Trafalgar Law

Tak ada yang menarik menjadi sichibukai
selain seribu jantung bajak laut yang kau serahkan
pada world government

bahkan jantungmu, yang dijaga gadis cantik
dan kau terbebaskan, berjalan-jalan tanpa jantung

Tetapi tolong, jangan istriku. Yang jantungnya berdenyut
sambil menyebut nama cinta, dan bila tiada
tak ada lagi senyum canda di rumah

Sedikit Catatan Kecil Mengenai Diri Sendiri

Catatan ini dipersembahkan untuk acara penghimpunan penulis indie.
Selama menempuh pendidikan, hanya dua kali saya mendapatkan nilai merah di rapor yakni pada mata pelajaran Kesenian dan Bahasa Indonesia. Keduanya mendapatkan nilai 4 padahal saya tak pernah merasa berkemampuan seburuk itu. Waktu membuktikan, pada kedua bidang itu saya meraih banyak pencapaian ketimbang bidang Matematika yang melambungkan saya karena selalu menjadi wakil perlombaan matematika selama sekolah. Bahkan predikat sebagai mahasiswa Matematika ITB 2005 rasanya tidak begitu berkenang.
Tentang indie, saya pertama tahu ini dari bidang musik.  Segala yang independen belum tentu bisa disebut indie. Gaya rambut suku indian mohawk sudah ada sebelum punk. Namun orang cenderung menggeneralisir semua gaya rambut mohawk sebagai representasi punk. Padahal tidak semua orang yang berambut mohawk menganut ideologi punk. Kita bisa mencetak buku kapan saja dengan alasan kebebasan berekspresi atau minimnya budget atau karena tida…

Lomba Menulis Bertemakan Perempuan

Dunia dikejutkan oleh berita tentang seorang anak perempuan dari Pakistan berumur 14 tahun, Malala Yousufza. Gadis kecil ini tak berdaya, bergelimang darah, setelah ditembak oleh Militan Taliban di negara tempatnya menancapkan pemikiran-pemikiran cerdas dari kepala ranum yang berkerudung indah. Apa yang membuat Malala menjadi sasaran kemarahan Militan Taliban ini?Gadis cemerlang ini menulis di dalam blognya dan aktif menyebarkan ide-ide tentang pendidikan bagi anak perempuan. Diapun mengkritisi kegiatan kelompok-kelompok militan di negaranya. Seorang feminis, pegiat kemanusiaan dari India, Kamla Bhasin, menulis sebuah puisi yang berjudul "Because I am a girl I must study". Puisi ini berbentuk percakapan seorang ayah dengan anak perempuannya mengenai mengapa si ayah harus menyekolahkan anak perempuannya, sedangkan dia mempunyai banyak anak lelaki yang lebih baik disekolahkan. Anak perempuan itu menjawab dalam salah satu argumennya, "Knowledge bring…

Ada Sapardi, Malna, Tolong Aku!

jam patah. seorang gadis membawakan sekeranjang jeruk lalu mengirisnya kecil-kecil. di meja. di dinding cat-cat mengelupas, bata berlubang. ada mata abu-abu mengintaiku. tiga tahun, Malna aku bersetia dan mengiris pergelangan tanganku juga. darah di jalan-jalan. berjalan-jalan. pemerintah bertanya dan panik. bukan! semalam malaikat bunuh diri, mayatnya ditemukan di dalam got. tikus-tikus ketakutan—hijrah ke senayan.  jam patah. dinding kesepian. apa yang kau kupas, gadis kecilku?  Waktu. musim hujan terpanjang tahun ini aku tidak membeli payung, Malna. seorang lelaki tua berdiri di seberang jalan, menatapku kasihan sisa-sisa pesawat kertas berhamburan di trotoar jam patah. lampu lalu lintas patah. tiang listrik patah. jalanan lengang, gadis-gadis muda dilarang berok mini. lelaki tua berjalan kaki ke kafe, mengetuk pintu, masuk, memesan kesedihan. seseorang telah memesannya duluan dan membungkusnya rapi. untuk sang Kekasih. aku menatap punggungnya kasihan;
gadis kecil itu mendekat, entah mengapa ia me…

Catatan Hati: Sepotong Ternate

Dulu, saya menulis dengan begitu banyak obsesi. Dan salah satu obsesi saya itu adalah sesuatu yang dinamakan titik puncak. Saya ingin bisa melihat dari atas, saya ingin tahu jalan-jalan yang sudah saya lalui dengan berdarah-darah, terseok-seok, berliku-liku. Saya menulis, kemudian saya kirim ke berbagai media. Pada saat itu saya memang memiliki banyak waktu luang sembari mengerjakan tugas akhir kuliah yang saya selesaikan kurang dari satu minggu, meski kemudian saya tahu (dan kecewa) hasilnya cuma dapat B.  Saya terhitung begitu produktif dan sering terpampang di koran-koran minggu baik puisi maupun cerpen baik kesemuanya itu tidak pernah menembus koran besar di Republik ini.
Terbitnya Dongeng Afrizal menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan itu. Dikirimkannya buku tersebut ke seleksi UWRF 2011 dan keyakinan bahwa ia akan memenangkan KLA Penulis Muda Terbaik (ketika itu saya berpikir kategori ini masih diadakan) membuat saya agak berbunga-bunga. Saya sempat yakin, saya puas dengan…

Catatan Hati: Harapan Orang Tua

Saya masih selalu merasa takjub bila melihat Hanna. Ia kini telah berusia tujuh bulan lebih. Mengingat bobot tubuhnya yang hanya 1,6 kg saat baru lahir, seringkali kami merasa was-was dalam menjaga Hanna. Dua kali ia jatuh menggelundung dari tempat tidur, berkali-kali kami membawanya ke dokter karena khawatir. Saya terutama memang tidak percaya pada dokter-dokter di Sumbawa Besar (bisa dibaca di sini). Setelah tiga kali dinyatakan tidak apa-apa, barulah saya merasa sedikit lega.


Sampai sekarang, Hanna masih sering disangka bayi berumur 4-5 bulan karena bobotnya yang mungil. Terakhir ditimbang, ia berbobot 6,2 kg. Kadang-kadang ingin melihat dia gemuk, banyak makannya meski kenyataan berkata Hanna sangat sulit memakan makanan pendamping. Ia tidak suka susu formula, dan sangat tergantung mood untuk makan bubur bayi. Ia hanya suka ASI dan itu pun dengan berbagai gaya semisal nendang-nendang, meremas sesuatu, dikipas-kipas barulah bisa tenang.